Blog

Outbound Training DPA – Outbound Bogor

Dpa – Outbound Bogor memandang  penting tentang pemahaman diri, baik diri sendiri maupun orang lain dalam lingkungannya, konsep pemahaman diri atau sering disebut konsep diri merupakan faktor penting dalam berkomunikasi interpersonal. Oleh sebab itu Outbound Bogor mengemukakan Konsep Diri diawal kegiatan Outbound Training, Character Building, Team Building dan Gathering di Bogor dan Puncak. Hal tersebut  sebagai gerbang utama menuju kesuksesan kegiatan yang mungkin akan berdampak pada implementasi aktivitas sehari-hari

Berpijak kepada Jendela Johari (Johari Window) konsep komunikasi yang diperkenalkan Joseph Luth dan Harington Ingram (karenanya disebut Johari). Menggambarkan tingkat saling pengertian yang berinteraksi tingkat keterbukaan seseorang dibagi dalam empat kuadran seperti gamabar jendela.http://www.dpa-adventure.com/wp-content/uploads/2015/03/Gathering-Puncak-Bogor.jpg

Open…  adalah informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti nama, alamat, jabatan atau informasi yang sifatnya ringan, ketika awal perkenalan menginformasikan sesuatu yang ringan tentang diri kita, makin lama maka informasi tentang diri kita akan terus bertambah secara vertical sehingga mengurangi hidden area. Semakin besar open area, makin produktif dan menguntungkan hubungan interpersonal kita, menggambarkan keadaan atau hal yang diketahui diri sendiri dan orang lain. kalau kata anak muda sekarang disebut “tahu sama tahu

Blind….. mengapa disebut Blind? karena tidak mengetahui tentang sifat, perasaan atau motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Sebagai contoh kecil ketika makan bersama ada cabe atau daun katuk (sauropus androgynus) disela gigi dan bersikap tidak ada yang aneh padahal orang lain melihatnya dan begitu sangat tertutup dan menjaga jarak dalam pergaulan hal tersebut canggung untuk diutarakan.

Hidden…. area ini  berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi orang lain. Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan, keuangan, keluarga, visi dan lainya. Kecanggungan untuk mengemukakan pendapat walau dalam pikirannya bahwa itu benar akan menghambat dalam suatu hubungan dalam kelompok maupun divisi. ini merupakan perilaku under confident atau menutup diri dalam bahasa gaul sekarang disebut “nggak PeDe”

Unknown ….. posisi dimana  informasi yang orang lain dan kita juga tidak mengetahuinya. komunikasi tidak sampai kepada esensi sampai dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu akan diri kita.http://www.dpa-adventure.com/wp-content/uploads/2015/03/Gathering-Puncak-Bogor1.jpg

Yang dimaksud dengan daerah publik adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh dirinya dan orang lain. Daerah buta adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh orang lain tetapi tidak diketahui oleh dirinya. Dalam berhubungan interpersonal, orang ini lebih memahami orang lain tetapi tidak mampu memahami tentang diri, sehingga orang ini seringkali menyinggung perasaan orang lain dengan tidak sengaja. Daerah tersembunyi adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh diri sendiri tetapi tidak diketahui oleh orang lain. Dalam daerah ini, orang menyembunyikan/menutup dirinya. Informasi tentang dirinya disimpan rapat-rapat. Daerah yang tidak disadari membuat bagian kepribadian yang direpres dalam ketidaksadaran, yang tidak diketahui baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Namun demikian ketidaksadaran ini kemungkinan bisa muncul. Oleh karena adanya perbedaan individual, maka besarnya masing-masing daerah pada seseorang berbeda dengan orang lain. Dikatakan “Unknown”, karena baik yang bersangkutan, maupun orang lain dalam kelompoknya tidak mengetahui hal itu secara individu. Area tersebut masih misterius dengan Dpa Outbound Bogor dapat diminimalisasi

http://www.dpa-adventure.com/wp-content/uploads/2015/03/Outbound-Training-Puncak-Bogor.jpg

Jendela Johari juga bisa menjelaskan tingkat keterbukaan seseorang terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita. Model yang diciptakan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham di tahun 1955 ini berguna untuk mengamati cara kita memahami diri kita sendiri sebagai bagian dari proses komunikasi. Joseph Luft berpendapat bahwa kita harus terus meningkatkan self-awareness kita dengan mengurangi ukuran dari Kuadran 2-area Blind kita. Kuadran 2 merupakan area rapuh yang berisikan apa yang orang lain ketahui tentang kita, tapi tidak kita ketahui, atau lebih kita anggap tidak ada dan tidak kita pedulikan.

Mengurangi area Blind kita juga berarti bahwa kita memperbesar Kuadran 1 kita-area Open, yang dapat berarti bahwa self-awareness serta hubungan interpersonal kita mungkin akan mengalami peningkatan. dan materi itu ada di Outbound Training  DPA – Outbound Bogor

 

 

3 Responses

  1. sumitra suradinata says:

    banyak brokenlink-nya

    Reply
  2. dudung says:

    minta penawaran 2d1n

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 085819764758